Selasa, 24 November 2015

Layanan-layanan yang terdapat pada telematika


1.      Layanan Informatika di Bidang Informasi 

Pada hakikatnya, penggunaan telematika dan aliran informasi harus berjalan sinkron dan penggunaanya harus ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiksinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, teknologi telematika juga harus diarahkan untuk menjembatani kesenjangan politik dan budaya serta meningkatkan keharmonisan di kalangan masyarakat. Salah satu fasilitas bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yaitu melalui internet dan telefon. Ada baiknya bila fasilitas publik untuk mendapatkan informasi terus dikembangkan, seperti warnet dan wartel. Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan memperluas jangkauan pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun desa, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jangkauan dan kandungan informasi pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra-sentra pelayanan masyarakat perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan “e-commerce” bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan. Dengan demikian akan terbentuk Balai-balai Informasi. Untuk melayani lokasi-lokasi yang tidak terjangkau oleh masyarakat. 

2.    Layanan Keamanan
Layanan keamanan merupakan layanan yang menyediakanan keamananinformasi dan data. Layanan terdiri dari enkripsi, penggunaan protocol, penentuan akses control dan auditin. layanan keamanan memberikan fasilitas yang berfungsi untuk memantau dan memberikan informasi bila ada sesuatu yang berjalan atau beroperasi tidak seharusnya. dengan kata lain layanan ini sangat penting untuk menjaga agar suatu data dalam jaringan tidak mudah terhapus atau hilang. Kelebihan dari layanan ini adalah dapat mengurangi tingkat pencurian dan kejahatan. Contoh layanan keamanan yaitu :
    a. Navigation assistant
    b. Weather, stock information
    c. Entertainment and M-commerce
    d. Penggunaan Firewall dan Antivirus



3.    Layanan Context Aware dan Event-Based Context-awareness
Layanan Context Aware dan Event-Based Context-awareness merupakan kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu:

a. The acquisition of context
     Hal ini berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan, sebagai contoh : pemilihan konteks lokasi, dengan penggunaan suatu sensor lokasi tertentu (misalnya: GPS) untuk melihat situasi atau posisi suatu lokasi tersebut.

b. The abstraction and understanding of context
       Pemahaman terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerja terhadap inputan dalam suatu konteks.

c. Application behavior based on the recognized context
       Terakhir, dua hal yang paling penting adalah bagaimana pengguna dapat memahami sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.


4.    Layanan Perbaikan Sumber (Resource Discovery Service)
Resource Discovery Service (RDS) adalah sebuah layanan yang berfungsi untuk penemuan layanan utilitas yang diperlukan. RDS juga berfungsi dalam pengindeksan lokasi layanan utilitas untuk mempercepat kecepatan penemuan. Layanan perbaikan sumber yang dimaksud adalah layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umunya. Konsep pengembangan sumber daya manusia di bidang telematika ditujukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan pendayagunaan SDM telematika dengan tujuan untuk mengatasi kesenjangan digital, kesenjangan informasi dan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan optimal. Kebutuhan akan SDM dapat dilihat dari bidang ekonomi dan bidang politik, yaitu :

• Dilihat dari bidang ekonomi
Pengembangan telematika ditujukan untuk peningkatan kapasitas ekonomi, berupa peningkatan kapasitas industry produk barang dan jasa.

• Dilihat dari bidang politik
Bagaimana telematika memberikan kontribusi pada pelayanan public sehingga menghasilkan dukungan politik.

Dari kedua bidang tersebut diatas kebutuhan terhadap telematika akan dilihat dari dua aspek, yaitu :
1. Pengembangan peningkatan kapasitas industry.
2. Pengembangan layana publik.

Sasaran utama dalam upaya pengembangan SDM telematika yaitu sebagai berikut :

a.    Peningkatan kinerja layanan public yang memberikan akses yang luas terhadap peningkatan kecerdasan masyarakat, pengembangan demokrasi dan transparasi sebagai katalisator pembangunan.
b.    Literasi masyarakat di bidang teknologi telematika yang terutama ditujukan kepada old generator dan today generation sebagai peningkatan, dikemukakan oleh Tapscott. 

Fitur di Telematika



          Antar muka pemakai (User Interface) merupakan mekanisme komunikasi antara pengguna (user) dengan sistem. Antarmuka pemakai (User Interface) dapat menerima informasi dari pengguna (user) dan memberikan informasi kepada pengguna (user) untuk membantu mengarahkan alur penelusuran masalah sampai ditemukan suatu solusi. user interface, berfungsi untuk menginputkan pengetahuan baru ke dalam basis pengetahuan sistem pakar (ES), menampilkan penjelasan sistem dan memberikan panduan pemakaian sistem secara menyeluruh step by step sehingga user mengerti apa yang akan dilakukan terhadap suatu sistem. Yang terpenting dalam membangun user interface adalah kemudahan dalam memakai/ menjalankan sistem, interaktif, komunikatif, sedangkan kesulitan dalam mengembangkan/ membangun suatu program jangan terlalu diperlihatkan.

              Pengertian antarmuka ( interface) adalah salah satu layanan yang disediakan sistem operasi sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan sistem operasi. Antarmuka adalah komponen sistem operasi yang bersentuhan langsung dengan pengguna. Terdapat dua jenis antarmuka, yaitu Command Line Interface(CLI) danGraphical User Interface(GUI).

Command Line Interface(CLI)

             CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text-terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan baris-baris tertentu. Meskipun konsepnya sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) memberi nama command.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.

Graphical User Interface(GUI)

GUI adalah tipe antarmuka yang digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar grafik, ikon, menu, dan menggunakan perangkat penunjuk ( pointing device) seperti mouse atau track ball. Elemen-elemen utama dari GUI bisa diringkas dalam konsep WIMP ( window, icon, menu, pointing device).

Terdapat 6 macam fitur yang terdapat pada antarmuka pengguna telematika.
Fitur-fitur itu antara lain:

1.Head Up Display System
Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer, sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.

2.Tangible User Interface
Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung.

3.Computer Vision
Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.

4.Browsing Audio Data
Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera.

5.Speech Recognition
Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan. Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.

6.Speech Synthesis
Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.

Selasa, 27 Oktober 2015

64 WN Taiwan Penipu Online Lintas Negara Dideportasi

Liputan6.com, Jakarta - Tercatat 64 warga negara Taiwan-Tiongkok yang melancarkan operasi penipuan sibernetika (cybercrime) di Indonesia, akhirnya dideportasi. Pemulangan puluhan pelaku kejahatan lintas negara ini dikawal ketat oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya yang dipimpin oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti. Mereka dipulangkan ke negaranya untuk ditindaklanjuti proses hukumnya.

"Terungkapnya kasus ini adalah join operation antara Polri, Polda Metro Jaya, Interpol, Dirjen Imigrasi dan Kepolisian Taiwan. Kami koordinasikan dengan kepolisian Taiwan untuk penindaklanjutan proses hukumnya di sana," ujar Krishna Murti di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Banten, Selasa 8 September 2015.

Sebagian, ungkap Krishna, masih ada yang belum dipulangkan karena masih berurusan dengan imigrasi terkait penyalahgunaan izin tinggal.

Menurut Krishna, ada dua aktor intelektual dalam kasus ini yang tetap diproses oleh pihak Polda Metro Jaya, yaitu Chen warga Taiwan yang berperan sebagai perekrut pekerja dari Tiongkok, dan WA warga Indonesia yang berperan sebagai fasilitator para pekerja selama di Indonesia.

"Kami sudah tetapkan dua tersangka penipuan online lintas negara, Taiwan - Cina - Indonesia - Jepang dan beberapa pelaku di Indonesia. Penindakkannya di Polda," tegas Krishna.

Krishna tidak hanya sekedar mengawal para penjahat sibernetika internasional itu pulang ke negara asalnya, tapi juga mewakili polisi Indonesia yang akan menjadi tamu kehormatan Kepolisian Taiwan.
Rencananya, di Taiwan Krishna akan diberi tanda terimakasih berupa plakat penghargaan oleh Kepolisian Taiwan. Selain Krishna, Kepala Divisi Hubungan Internasional Irjen Sugeng Priyanto juga membawa rombongan Mabes Polri untuk menghadiri acara penganugerahan tersebut.

"Pemerintah Taiwan juga akan memberi penghargaan kepada Polri yang diwakili oleh Komisaris Besar Krishna Murti, sebagai bentuk apresiasi atas terungkapnya kasus kejahatan yang melibatkan warga mereka," demikian keterangan dari Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya berharap, ratusan warga Tiongkok dan Taiwan yang berhasil diamankan terkait kejahatan penipuan sibernetika (cibercrime) lintas negara, mendapat sanksi cekal di negaranya sehingga tidak bisa bepergian ke negara lain.

Hal ini diharapkan untuk mengantisipasi sindikat tersebut masuk ke negara lain termasuk ke Indonesia lagi, pasca deportasi.

Menurut Krishna, ratusan pelaku kejahatan sibernetika ini masuk secara legal ke Indonesia dengan menggunakan visa kunjungan wisata, yang difasilitasi bos besar mereka di Taiwan bernama Chen. Setelah berhasil lolos ke Indonesia, mereka dikoordinir oleh seorang WNI berinisial WA untuk tempat tinggal dan kebutuhan sehari-harinya. Selanjutnya Chen dan WA akan dijerat pelanggaran pasal tindak pidana perdagangan orang.

tanggapan kasus
penipuan online di indonesia serig terjadi karna pengawasan di indonesia tidak di perketat hingga orang asing melakukakn penipuan. jika terus di biarkan maka makin banyak pihak asing yang melakukan penipuan dan bisa di cap sebagai negara dengan penipu asing.

perkembangan telematika indonesia.


Kata TELEMATIKA, berasal dari istilah dalam bahasa Prancis "TELEMATIQUE" yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari "TELECOMMUNICATION and INFORMATICS" sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga diketahui sebagai "the new hybrid technology" yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah "konvergensi". Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.

            Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau "the Net". Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.

            Seiring dengan semakin populernya Inter-Net sebagai "the network of the networks", masyarakat penggunanya (internet global community) seakan-akan mendapati suatu dunia baru yang dinamakan cyberspace - sebagaimana dipopulerkan oleh William Gibson dalam novel sci-fi-nya Neuromancer - yang merupakan khayalan tentang adanya alam lain pada saat teknologi telekomunikasi dan informatika bertemu. Di "alam baru" ini - bagi kebanyakan netter - tidak ada hukum. Karena tidak adanya kedaulatan dalam jaringan komputer maha besar (gigantic network) ini, mereka beranggapan bahwa tidak ada satupun hukum suatu negara yang berlaku, karena hukum network tumbuh dari kalangan mayarakat global penggunanya. "Alam baru" ini seakan-akan menjadi suatu jawaban dari impian untuk melampiaskan kebebasan berkomunikasi (free flow of information) dan kebebasan mengemukakan pendapat (freedom of speech) tanpa mengindahkan lagi norma-norma yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari.

Perkembangan teknologi informasi saat ini sudah cukup canggih apalagi dengan banyak diciptakannya media teknologi yang hanya dengan satu alat bisa memiliki banyak fungsi. Seperti yang bisa kita lihat saat ini kemajuan teknologi handphone. Awalnya teknologi ini hanya digunakan untuk media komunikasi, tetapi bisa dilihat saat ini banyak berbagai merk handphone yang menyediakan fasilitas canggih didalamnya.
Internet juga merupakan hasil pekembangan teknologi informasi yang saat ini digunakan oleh hampir semua orang didunia. Dengan pemanfaatan internet kita bisa memperoleh informasi – informasi yang kita butuhkan tanpa harus datang ketempat sumber informasi itu berada. Selain itu kita bisa berkomunikasi dengan orang dari jarak jauh. Dengan kemajuan telematika yang ada saat ini menurut saya perkembangannya pasti akan jauh lebih baik karena manusia pasti akan menciptakan teknologi yang baru, kerena kebutuhan manusia itu tidak terbatas dan manusia sendiri tidak akan pernah puas.

sumber:
 http://virtuallight2.blogspot.co.id/2012/11/pengertian-telematika.html
http://zarblackcrow.blogspot.co.id/2014/10/definisi-perkembangan-dam-tren.html

Minggu, 18 Januari 2015

proposal



Jakarta,     Oktober 2014
Nomor                  :003/015/X/2014                                                              
Lampiran             :-
Perihal                  :Permohonan Bantuan Dana


Kepada Yth,
Bapak / Ibu
Di tempat

Ddengan hormat,
                Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan YME,  Semoga kita dalam karunia dan selalu dalam lindungan Nya.

                Dalam rangka meningkatkan ketakwaan kepada Alaah SWT,Kami selaku pengurus Karang Taruna RT. 015/008 “Swadaya” bertujuan untuk memperingati tahun hijriah yakni 1 Muharram 1436 H. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, mengingat biaya yang kami butuhkan, maka perkenankanlah kami mengajukan pemohonan sumbangan bantuan dana kepada Bapak/ Ibu/ Saudara/I untuk menjadi Donatur.

                Demikian Permohonan ini kami buat.Besar harapan kami, kiranya Bapak/Ibu/Saudara/I dapat membantu pembiayaan kegiatan memperingati tahun baru islam dan sekaligus penyantunan untuk anak yatim dan janda. Semoga bantuan dan sumbangan yang diberikan dapat membawa berkah serta dapat bermanfaat bagi kegiatan ini.

                Atas partisipasi dan kerjasamanya Bapak/ Ibu/ Saudara/i.Kami selaku Pengurus Karang Taruna RT.015”Swadaya” mengucapkan terima kasih.




Hormat kami,


Ketua Karang Taruna                                                                                                                                 Sekretaris




Sunarto                                                                                                                                                                           Putri Jelang Safitri
Mengetahui,

Ketua RT.015/008


                                                                Bahrudin,SE
I.          MAKSUD DAN TUJUAN  KEGIATAN
            1. Maksud Kegiatan
Adapun maksud diadakannya kegiatan ini ialah memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1436 H sekaligus penyantunan anak yatim piatu dan janda, dan sebagai bentuk rasa peduli dan ketaqwaan kepada Tuhan YME.
            2. Tujuan Kegiatan
            Adapun tujuan diadakan kegiatan ini, sebagai berikut :
a.      Memperingati Tahun Baru Muharram 1436 H.
b.      Menanamkan nilai-nilai iman dan taqwa kepada Tuhan YME.
c.       Menambahkan jiwa kerohanian dalam diri manusia itu sendiri dan sebagai jalinan silaturahmi antar warga.
d.      Meningkatkan nilai-nilai Islam di dalam lingkungan RT.015.

II.         ISI PROPOSAL
Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan iman, ketaqwaan dan meningkatkan rasa peduli antar sesama dengan memperingati Tahun Baru Islam dan penyantunan anak yatim piatu dengan maksud dan tujuan yang tertera di atas.

III.        SUSUNAN KEPENGURUSAN KARANG TARUNA RT.015 “SWADAYA”
            1. PENASIHAT
                                                      1)            Noer Indri Yadin, S.SOS (KETUA RW.08)
                                                      2)            H.Nazarudin Lubis, SH (WAKIL KETUA RW.08)
                                                      3)            Rikardo Panjaitan, B.SC (SEKRETARIS RW.08)
                                                      4)            T.Hasanudin (SESEPUH RT.015/RW.08)
                                                      5)            H.Mahorlan (SESEPUH RT.015/RW.08)
                                                      6)            Supadjo (SESEPUH RT.015/RW.08)
                                                      7)            Munir (SESEPUH RT.015/RW.08)
2. PEMBINA
                                                      1)            Bahrudin,SE (KETUA RT.08/RW.015)
                                                      2)            Rachmat Hidayat, SE (SEKRETARIS RT.08/RW.015)
                                                      3)            Unti Jatmi Sulasmi (BENDAHARA RT.08/RW.015)
                                                      4)            Mulyana (KOORDINATOR GENERASI MUDA)
                                                      5)            Prasetyo (KOORDINATOR GENERASI MUDA)
                                                      6)            Dama PS (KOORDINATOR GENERASI MUDA)
                                                      7)            Sudana (KOORDINATOR GENERASI MUDA)
                                                      8)            Djoko Santoso (KOORDINATOR GENERASI MUDA)
                                                      9)            Elan Permata (KOORDINATOR GENERASI MUDA)
                                                  10)            Nikson (KOORDINATOR GENERASI MUDA)
                                                  11)            Radi (KOORDINATOR GENERASI MUDA)
                                                  12)            Alex Sanjaya(KOORDINATOR GENERASI MUDA)
                                                  13)            Kurniarto Hidayat (KOORDINATOR GENERASI MUDA)
                                                  14)            Mustofa (KOORDINATOR GENERASI MUDA)

3.         PENGURUS HARIAN
                                                      1)            KETUA             : Sunarti
                                                      2)            WAKIL KETUA  : Arsyad Rivai
                                                      3)            SEKRETARIS :
Sekretaris 1 : Putri Jelang Safitri
Sekretaris 2 : Adelya Rifani
               4)      BENDAHARA :
                                    Bendahara 1 : Siiti Handayani
                                    Bendahara 2 : Nur.H.Verawati
                                    Bendahara 3 : Okitina Shuzu. R
           
   5)      SEKSI-SEKSI
            a)  ORGANISASI DAN SUMBER DAYA MANUSIA( SDM )
a)  Koordinator : Puri Ariesta Carolina Sinuhaji
b)  Anggota :
a.Eka Umi Nurbaitillah
b.Ferry Irawan
c.Elang Pramudya Boedy Gumilang
d.Mega Dwi Wahyuni
e.Rizqi Ria Maryam
f.Yoga Bintang Ramadhan
g.Farida Puspita Rahayu

b)  PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KEAGAMAAN
            a)  Koordinator : Angga Fajar Dinata
            b)  Anggota :
a.Sony Suswandi
b.Fajar Muhammad Ridwan
c.Nur Afda Setiyawati
d.Muhammad Dika Pratama
e.Achmad Syahdan
f.Ira Gustina
           c)  PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN OLAHRAGA
                        a)  Koordinator : Septian Hendriansyah
                        b)  Anggota :
a.Muhammad Maulana
b.Audy Alvari Ramadhan
c.Ari Gustian
d.Avif Kristiyanto
                                                                                e.Riska Almania Faula
                                                                                f.Muhammad Ridwan
                                                                                g.Ade Saputra

                                                                d) PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN SENI BUDAYA
                                                                                a) Koordinator : Aditya Wirawansyah
                                                                                b) Anggota :
                                                                                                a. Elvira Putri
                                                                                                b.Riska Yuliana
                                                                                                c.Putri Amanda
                                                                                                d.Rivando Rimba Winara
                                                                                                e.Purnadi
                                                                                                f.Khairul Fuad
                                                                                                g.Dwi Yuliani
                                                                                                h.Trisno Wicaksono
                                                                e) PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN LINGKUNGAN HIDUP
                                                                                a) Koordinator : Soko Arokhman
                                                                                b) Anggota :
                                                                                                a.Juan Saputra Yuda
                                                                                                b.Azhar Arsyil Majid
                                                                                                c.Petrick
                                                                                                d.Fina Melisa
                                                                                                e.Danu Indrianto


IV.RINCIAN KEGIATAN
1.       Tempat Pelaksanaan              :Lapangan PB. Gema Swadaya
2.       Waktu Pelaksanaan                                :19.30 WIB – Selesai
3.       Susunan Acara :

No
ACARA
WAKTU
1
Pembukaan
20.00-20.10
2
Pembacaan Maulid Adhya’ulami
20.10-20.25
3
Qasidah
20.25-20.40
4
Sambutan Ketua RW.08/Ketua RT.015
20.40-20-50
5
Sambutan Ketua RW.08/Ketua RT.015
20.50-21.00
6
Marawis At-Taqwa
21.00-21.20
7
Ceramah
21.20-21.50
8
Santunan(disertai marawis)
21.50-22.20
9
Doa Penutup
22.20-22.50
10
Ramah Tamah/Makan Bersama
22.50-Selesai














V.ESTIMASI BIAYA
NO.
KETERANGAN
BIAYA
1













2



3



4
KONSUMSI
1          MAKANAN
1.Makanan Prasmanan
2.Buah-buahan
3.Snack

                                                                              Jumlah

  2.    MINUMAN
          1.Aqua Dus (10 Dus)
          2.Kopi,The,Gula

                                                                                        Jumlah

SANTUNAN ANAK YATIM (50 Orang)

                                                                                        Jumlah

USTADZ

                                                                                        Jumlah

BIAYA LAIN-LAIN

                                                                                       Jumlah




Rp.                     539,000
Rp.                     618,000
Rp.                        70,000

Rp.                  1,227,000


Rp.                     170,000
Rp.                        50,000

Rp.                     220,000

Rp.                  2,500,000

Rp.                  2,500,000

Rp.                     200,000

Rp.                     200,000

Rp.                     300,000

Rp.                     300,000

Total Biaya
Rp.                  4,447,000      
               





VI.PENUTUP
                                Demikian proposal ini Kami buat.Kami sangat mengharapkan dukungan dan partisipasi Bapak / Ibu / Saudara/i. Semoga kegiatan ini dapat terlaksana sesuai dengan maksud dan tujuan yang telah kita rencanakan dan dapat berjalan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kehendak Allah SWT.Atas Perhatian dan Kerjasama Bapak/Ibu/Saudara/I kami ucapkan terima kasih.



Mengajukan,                                                                                                                                     Mengetahui,
Koordinator Pembinaan &                                                                                                           Ketua Karang Taruna
Pengembangan Keagamaan                                                                                                       “Swadaya” RT.015



Angga Fajar Dinata                                                                                                                          Sunarto
                                                                                Menyetujui,
Ketua LMK RW.008/03                                                                                                                   Ketua RT.015/008


Tuni Darmayanti                                                                                                              Bahrudin,SE

                                                                                Ketua RW.008/03


                                                                Noer Indri Yadin,S.Sos